WALI KOTA SURAKARTA AUDIENSI DENGAN GUBERNUR JAWA TENGAH BAHAS LAYANAN ANGKUTAN PERKOTAAN SKEMA PEMBELIAN LAYANAN (BUY THE SERVICE) AGLOMERASIWali Kota Surakarta melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Rabu (1/10), guna membahas pengembangan Layanan Angkutan Perkotaan dengan skema Pembelian Layanan (Buy The Service) pada wilayah aglomerasi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surakarta didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta.
Program Buy The Service (BTS) yang telah berjalan di Kota Surakarta mendapat perhatian khusus Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Pemerintah Provinsi dalam upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik, terintegrasi, serta menjangkau kawasan aglomerasi.
Wali Kota Surakarta menyampaikan bahwa transportasi publik yang nyaman, terjangkau, dan aman menjadi salah satu prioritas pembangunan kota. “Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi agar layanan ini dapat diperluas ke wilayah aglomerasi sehingga mobilitas masyarakat semakin lancar dan perekonomian daerah juga ikut bergerak,” ungkap Wali Kota.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah menyanggupi untuk tetap melanjutkan keberadaan layanan BTS ini dengan pola kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi serta kabupaten/kota sekitar yang dilalui rutenya. Mengingat tidak adanya lagi dana APBN untuk mendukung program ini, Gubernur menegaskan bahwa layanan BTS tetap akan dipertahankan dengan dukungan pembiayaan bersama melalui APBD masing-masing daerah.
“Layanan ini jangan sampai berhenti, justru harus kita perkuat dengan kerja sama lintas daerah. Saya minta Dinas Perhubungan Provinsi segera merapatkan kembali bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah agar skema, rute, dan pendanaan jelas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh masyarakat,” tegas Gubernur.
Audiensi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi teknis antar pemerintah daerah serta mendorong keterlibatan pemangku kepentingan, sehingga layanan BTS dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya di kawasan aglomerasi Solo Raya