Wakil Wali Kota Surakarta Buka Pelatihan Dasar CPNS Pemkot Surakarta Tahun 2026Wakil Wali Kota Surakarta Buka Pelatihan Dasar CPNS Pemkot Surakarta Tahun 2026
Surakarta — Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani secara resmi membuka Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Surakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Kota Surakarta, Senin (5/1/2026).
Pelatihan Dasar CPNS ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, sebagai bagian dari tahapan prajabatan sebelum CPNS diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pelatihan Dasar CPNS bukan sekadar tahapan administratif, melainkan fase penting dalam pembentukan karakter, integritas, dan jati diri Aparatur Sipil Negara.
“Pelatihan Dasar CPNS bukan hanya proses administratif, tetapi merupakan fase pembentukan karakter, integritas, dan jati diri ASN yang akan menjadi fondasi utama dalam pengabdian kepada negara, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Astrid Widayani.
Ia menekankan bahwa CPNS Pemerintah Kota Surakarta dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN, yaitu berakhlak, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Kota Surakarta membutuhkan ASN yang mampu bekerja cepat, responsif, solutif, serta memiliki kepekaan sosial terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2026 diikuti oleh 250 orang peserta yang terbagi dalam enam angkatan, dengan pelaksanaan menggunakan metode blended learning, meliputi pembelajaran mandiri, e-learning, habituasi di tempat kerja, serta pembelajaran klasikal.
Wakil Wali Kota berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
“Bangunlah sikap disiplin, etos kerja yang tinggi, serta komitmen untuk terus belajar dan berinovasi dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Pemerintah Kota Surakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sejalan dengan agenda kerja BKPSDM Kota Surakarta Tahun 2026.
“Investasi terbesar pemerintah adalah pada manusianya. Saya menaruh harapan besar agar peserta Latsar CPNS kelak menjadi ASN yang membanggakan, melayani dengan hati, dan bekerja dengan dedikasi terbaik untuk Kota Surakarta,” tutup Astrid.
Pembukaan Latsar ditandai dengan pemukulan palu dan pengalungan kartu tanda peserta latsar oleh Wakil Wali Kota Surakarta kepada 2 CPNS diikuti oleh seluruh peserta.