Informasi

Detail Berita

Wakil Menteri Sosial dan Wali Kota Surakarta Resmikan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Dasar 2 Surakarta

Wakil Menteri Sosial dan Wali Kota Surakarta Resmikan Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Dasar 2 Surakarta

Surakarta – Senin, 6 Oktober 2025 Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Dasar 2 Surakarta resmi dibuka oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, bersama Wali Kota Surakarta, Respati Ardi. Acara yang penuh semangat ini berlangsung di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) – BLK Vokasi Surakarta, dan dihadiri oleh para murid, wali murid, jajaran guru, serta pihak sekolah.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Wali Kota Surakarta, yang menyampaikan pentingnya pelaksanaan MPLS sebagai momen awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan belajar dan membangun karakter.

“MPLS adalah langkah awal bagi anak-anak untuk beradaptasi, mengenal nilai-nilai kebersamaan, dan menumbuhkan semangat belajar. Pemerintah Kota akan terus mendukung kegiatan pendidikan yang menumbuhkan kemandirian dan kreativitas,” ujar Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surakarta juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan turut memberikan dukungan layanan kesehatan bagi Sekolah Rakyat Menengah Atas.

 “Untuk Sekolah Rakyat yang setingkat SMA, kami menambahkan dari Dinas Kesehatan layanan kesehatan bagi siswa-siswa yang sakit. Jadi, kalau ada yang membutuhkan, kita langsung cover dan bantu pengobatannya melalui puskesmas. Layanan tersebut sudah kita siapkan,” jelas Respati.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Surakarta juga menugaskan personel Satpol PP untuk turut menjaga keamanan di lingkungan Sekolah Rakyat, khususnya pada malam hari. Penempatan petugas ini bertujuan untuk memastikan kegiatan belajar dan pembinaan siswa yang berlangsung hingga malam tetap berjalan dengan aman dan tertib.

Respati menyampaikan bahwa pada minggu ketiga bulan Oktober mendatang, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) akan menambahkan kegiatan outing sebagai bagian dari program pembelajaran di luar kelas. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi para siswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian.

“Kita akan menambahkan kegiatan Outing atau anak-anak SMA yang Sekolah Rakyat kita dolanke di Solo, ke Solo Safari, ke Lokananta, nonton Persis, dan lain-lain, supaya anak-anak betah di Sekolah Rakyat. Tetapi untuk anak SD mungkin treatmentnya akan berbeda, nanti setelah satu bulan di sini akan kita dolanke, ke Kebun Binatang, kemana supaya betah yang penting rajin sekolah di sini (Sekolah Rakyat).” Ucap Respati.

Dalam arahannya, Wamen Sosial menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam membangun masa depan bangsa, dan Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk nyata dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak.

 “Pendidikan adalah pintu utama untuk keluar dari rantai kemiskinan dan ketimpangan sosial. Program seperti Sekolah Rakyat membuktikan bahwa dengan gotong royong dan kepedulian sosial, kita bisa menghadirkan pendidikan yang inklusif bagi semua kalangan,” ungkap Wamen Sosial Agus.

Dalam sesi dialog interaktif bersama murid dan wali murid, Wamen Sosial mendengarkan langsung pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam proses belajar di Sekolah Rakyat. Beliau mengapresiasi semangat para guru dan orang tua yang terlibat aktif dalam membimbing siswa, serta berkomitmen untuk memperkuat dukungan program sosial dan pendidikan di daerah.

“Kami di Kementerian Sosial siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa anak-anak di Sekolah Rakyat tidak hanya bersekolah, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih,” jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita yang berlangsung di depan bangunan utama Sekolah Rakyat Dasar 2 Surakarta. Pemotongan pita dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Agus Jabo Priyono, sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan MPLS tahun ajaran baru.

Dalam momen tersebut, beliau didampingi oleh Wali Kota Surakarta, serta jajaran Pemerintah Kota Surakarta, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan dan BPVP – BLK Vokasi Surakarta.

Acara kemudian diakhiri dengan kegiatan peninjauan berbagai fasilitas yang dimiliki Sekolah Rakyat Dasar 2 Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Sosial Agus bersama Wali Kota Respati meninjau satu per satu area sekolah, mulai dari ruang kelas, asrama siswa, fasilitas kesehatan, kantin, hingga lapangan basket yang telah dilengkapi dengan sarana pendukung memadai.

Keduanya mengapresiasi upaya pihak sekolah dalam menyediakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan aman, sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan proses pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesehatan, serta kebugaran siswa.