Informasi

Detail Berita

Respati Pasang Stiker Penerima Bansos, Tegaskan Komitmen Entaskan Kemiskinan di Solo

Respati Pasang Stiker Penerima Bansos, Tegaskan Komitmen Entaskan Kemiskinan di Solo

Respati Pasang Stiker Penerima Bansos, Tegaskan Komitmen Entaskan Kemiskinan di Solo


Surakarta– Wali Kota Surakarta Respati Ardi secara simbolis memasang stiker "Keluarga Miskin Penerima Bantuan Sosial" dari Kementerian Sosial di kawasan Margorejo RW 11, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (3/6/2026). Pemasangan stiker dilakukan pada empat rumah sebagai simbolisasi dari total 541 rumah penerima bantuan sosial di Kelurahan Gilingan.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam memperkuat validasi data penerima bantuan sosial sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kota Solo.


Respati menjelaskan, pemasangan stiker bukan dimaksudkan untuk memberikan stigma kepada penerima bantuan, melainkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi warga agar dapat keluar dari kondisi kemiskinan.


“Hari ini kami memasang stiker dan berdoa bersama dengan para warga yang rumahnya ditempeli stiker. Ini merupakan tanda semangat kita bersama untuk mengubah nasib dan mengentaskan kemiskinan,” ujar Respati.


Menurutnya, stiker tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Surakarta sekaligus motivasi bagi keluarga penerima bantuan untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan hidupnya.


“Tanda ini menjadi penanda komitmen kami, dan juga komitmen saya pribadi, untuk membantu pengentasan kemiskinan. Kita berdoa agar stiker ini tidak selamanya terpasang di rumah-rumah mereka,” katanya.


Respati berharap stiker tersebut justru dapat menjadi penyemangat bagi keluarga penerima bantuan untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.


“Ini memberikan semangat supaya ke depan lebih baik, mau bekerja lebih keras, dan ketika stiker itu bisa dilepas karena kondisi ekonominya sudah meningkat, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga tersebut,” lanjutnya.


Dalam kesempatan itu, Respati juga melakukan canvassing dan berdialog langsung dengan warga penerima bantuan sosial. Ia mengaku turut memberikan motivasi kepada keluarga penerima manfaat agar mendorong anggota keluarganya yang masih menganggur untuk memanfaatkan berbagai program ketenagakerjaan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Surakarta.


“Saya juga melakukan canvassing, menawarkan program-program yang ada dan berkomitmen bersama orang tua untuk menyemangati anak-anaknya bekerja. Kita ingin mereka mendapatkan pekerjaan yang layak melalui program Rumah Siap Kerja,” jelasnya.


Respati menuturkan masih banyak warga yang belum memiliki akses pekerjaan atau telah bekerja namun belum memperoleh penghasilan yang layak. Kondisi tersebut akan menjadi fokus intervensi melalui program Rumah Siap Kerja yang digagas Pemerintah Kota Surakarta.


Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh akses pelatihan, sertifikasi, hingga penyaluran kerja baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah peluang kerja yang tersedia antara lain di Jepang, Turki, Tiongkok, kawasan industri di Batang, serta berbagai sektor industri dan jasa yang bermitra dengan Solo Techno Park.


“Rumah Siap Kerja tidak hanya menyalurkan tenaga kerja di dalam negeri, tetapi juga membuka peluang kerja ke luar negeri. Intinya, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraannya,” pungkas Respati.


Melalui program pemasangan stiker dan pendampingan keluarga penerima bantuan sosial ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan mampu mendorong semakin banyak keluarga untuk naik kelas menuju kehidupan yang lebih sejahtera.