Informasi

Detail Berita

Peringati Hari Jadi ke-80 Pemkot Solo, Respati Tekankan Transformasi Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau

Peringati Hari Jadi ke-80 Pemkot Solo, Respati Tekankan Transformasi Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau

Peringati Hari Jadi ke-80 Pemkot Solo, Respati Tekankan Transformasi Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau


Wali Kota Solo, Respati Ardi memimpin Upacara Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di Balai Kota, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Forkopimda Kota Solo serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 


Pada peringatan tahun ini, mengusung tema “Berbudaya, Pradaya, Sejahtera”. Berbudaya berarti menjadikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi dalam setiap langkah pembangunan. 


Pradaya berarti memiliki daya, kemampuan, kreativitas, dan semangat untuk terus berinovasi menghadapi berbagai tantangan zaman. Sedangkan Sejahtera merupakan tujuan akhir yang ingin kita wujudkan bersama, yaitu masyarakat Surakarta yang maju, berdaya saing, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.


Dalam sambutannya, Respati menekankan pada transformasi pendidikan lewat berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat khususnya warga Kota Solo yang kurang mampu. 


Dirinya mengatakan, Pemerintah harus hadir untuk memberikan pendidikan yang bermutu bagi warganya. Oleh karena itu, dia berkomitmen untuk peningkatan kualitas pendidikan negeri yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.


“Terutama penyelenggaraan pendidikan, harus ada transformasi pendidikan negeri. 80 tahun Pemerintah Kota ini kita harus menyelesaikan, memparipurnakan pendidikan di Kota Solo terutama pendidikan negeri. Karena salah penyumbang inflasi adalah pendidikan yang mahal,” ujarnya. 


Dirinya juga mengaku prihatin karena masih banyak informasi adanya masyarakat yang harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. 


Untuk menjawab hal tersebut, pihaknya akan memberikan keberpihakan bagi sekolah-sekolah negeri agar kualitasnya semakin baik. 


“Saya sedikit prihatin bahwa harus ada keberpihakan merubah transformasi pendidikan negeri yang berkualitas, peningkatan kualitas pendidikan negeri dan tetap gratis bagi warga masyarakat berpenghasilan rendah. Dan ini menjadi tekad kita untuk merubah pendidikan negeri sehingga warga kita tidak pusing lagi biaya tinggi untuk menyekolahkan anaknya. Investasi pendidikan di Surakarta harus murah bagi warga,” tuturnya. 


Di sisi lain, Respati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Solo yang terus memberikan pelayanan maksimal untuk warga. 


Berkat kerja keras ini, Pemkot Solo mendapatkan beberapa penghargaan seperti predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan lainnya. 


Meski demikian, dirinya mengingatkan agar tak cepat puas diri dan dapat menjaga serta meningkatkan capaian-capaian ini. 


“Dan di Hari Ulang Tahun ke-80 ini harus ada peningkatan. Tidak boleh cepat puas. Banyak sekali penghargaan di dua tahun belakangan ini yang diterima Pemkot Solo dan saya berharap terus ditingkatkan jangan cepat puas. Tolak ukurnya bukan award tapi kepuasan warga masyarakat,” imbuhnya.