Pemkot Surakarta Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dalam KeberagamanPemkot Surakarta Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dalam Keberagaman
Surakarta– Wali Kota Surakarta Respati bersama Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Surakarta, Senin (1/6/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf. Arief Handoko Usman, sementara Komandan Upacara dijabat oleh Kapten Inf. Narno.
Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun bangsa Indonesia yang telah terbukti mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman serta menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Nilai-nilai Pancasila dinilai tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.
Amanat tersebut juga menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah pusat dan daerah, diingatkan untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil berlandaskan nilai keadilan sosial, kemanusiaan, persatuan, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong.
Usai mengikuti upacara, Respati Ardi mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk kembali mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali diingatkan bahwa para pendiri bangsa telah mewariskan Pancasila sebagai dasar dan pedoman yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Respati.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Tadi juga disampaikan dalam amanat dari BPIP bahwa kita harus mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam keharmonisan dan kerukunan. Perbedaan yang kita miliki justru menjadi kekuatan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia,” katanya.
Respati menambahkan, semangat persatuan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting bagi Kota Surakarta sebagai kota yang dikenal memiliki keberagaman budaya, agama, dan latar belakang masyarakat yang hidup berdampingan secara harmonis.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemerintah Kota Surakarta berharap seluruh masyarakat dapat terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mendorong kemajuan bangsa.