Menandai satu tahun baktiWali Kota Surakarta, Respati Ardi, dan Wakil Wali Kota, Astrid WidayaniMenandai satu tahun baktiWali Kota Surakarta, Respati Ardi, dan Wakil Wali Kota, Astrid Widayani, Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara“Ngabuburit” dan refleksi kepemimpinan yang fokus pada evaluasi capaian dan penyerapan aspirasi langsung darimasyarakat. Acara yang berlangsung di Monumen Apem Sewu Bantaran Sungai Bengawan Solo, Sewu, KecamatanJebres pada Sabtu (6/3) sore. Serta Menjadi ruang dialog terbuka antara pimpinan daerah dengan perwakilan warga dariberbagai sektor.
Dalam sesi dialog tersebut, sejumlah perwakilan wargamenyampaikan apresiasi sekaligus catatan penting untukpembangunan Solo ke depan. Dua isu utama yang menjadisorotan adalah peningkatan kualitas layanan bagi penyandangdisabilitas serta dukungan nyata bagi pengusaha lokal agar mampu bersaing di kancah internasional. Menanggapikeluhan warga mengenai fasilitas Umum dan terapi bagipenyandang disabilitas yang dirasa masih perlu ditingkatkan, Pemerintah Solo menegaskan bahwa peningkatan layananinklusif adalah prioritas.
“Solo selalu menjadi solusi-solusi terkini, kami akanberkoordinasi dengan menyampaikan kepada pemerintahprovinsi kita pastikan untuk pelayanan rekan rekan disabilitasterlaksana dengan baik” Ungkap Respati Ardi
“Memang dari data yang kami terima biasanya antrinyakarena batasnya jumlah terapis yang ada di kota Surakarta jadikadang kala jika digabungkan dengan program kami di Rumah Siap Kerja menjadi masukan bagian dari apa yang kitabutuhkan.” Ujar Astrid Widayani
Selain isu inklusivitas, perwakilan pelaku UMKM dan pengusaha muda Solo juga menyuarakan harapan agar pemerintah memberikan jembatan yang lebih luas bagi produklokal untuk "go global". Merespons hal tersebut, Wakil Wali Kota Astrid Widayani memaparkan rencana strategi melaluipendampingan intensif di Rumah Siap Kerja dan optimalisasikemitraan internasional.
“Kami akan dukung, barangkali ada komunitas-komunitaswirausaha dari berbagai bidang nanti kami dari pemerintahSurakarta siap mendampingi.” Tanggap Astrid Widayani
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kota Surakarta telahmenyusun peta jalan pembangunan yang menitikberatkanpada infrastruktur publik. Wali Kota Respati Ardi menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengalokasikananggaran untuk pembangunan dan perbaikan fasilitas umumdi berbagai titik kota.
“Pada tahun 2026, fokus kami adalah memastikan fasilitasumum,mulai dari taman cerdas, perbaikan jalan lingkungan, hingga ruang publik ramah penyandang disabilitas, terusdibangun dan ditingkatkan kualitasnya. Kami inginmemastikan setiap sudut Solo memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh warganya," Tegas Respati
Pada Tahun 2025 Pemetintah Surakarta telah menyelesaikanbeberapa Pembangunan infrastruktur seperti penambahanjaringan SR air Limbah di kota Surakarta sebanyak 349 SR air minum dan 261 SR air Limbah yang bagian dari program penanggulangan Stunting, kemudian ada Pembangunan Saluran Drainase Tohipan sepanjang 1.978 Meter dan 469,35 Meter Talud diperbaiki dan beberapa rekonstruksi di beberapatitik di jalanan Kota Surakarta
Serta salah satu poin penting dalam refleksi ini adalahpenghargaan tinggi pemerintah terhadap sikap kritismasyarakat. Wali Kota secara khusus berterima kasih kepadawarga yang aktif memberikan aduan, saran, maupun kritikmelalui media sosial dan kanal digital.
Menutup rangkaian acara refleksi ini, Wali Kota Respati Ardi dan Wakil Wali Kota Astrid Widayani menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga Surakarta. Dukungan, doa, dan bahkan kritik tajam yang masuk melaluiberbagai kanal merupakan energi utama bagi pemerintahuntuk terus berbenah.