Informasi

Detail Berita

Dorong Penguatan Fiskal Hingga Ketangguhan Hadapi Cuaca Ekstrem, Respati Tegaskan Pentingnya Langkah Preventif Bersama

Dorong Penguatan Fiskal Hingga Ketangguhan Hadapi Cuaca Ekstrem, Respati Tegaskan Pentingnya Langkah Preventif Bersama

Dorong Penguatan Fiskal Hingga Ketangguhan Hadapi Cuaca Ekstrem, Respati Tegaskan Pentingnya Langkah Preventif Bersama


MEDAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII Tahun 2026 resmi digelar di Kota Medan selama sepekan penuh. Forum strategis ini menjadi ajang bagi seluruh wali kota se-Indonesia untuk saling bertukar informasi dan merumuskan langkah taktis demi kemajuan daerah, mulai dari isu pengelolaan fiskal, tata kelola keuangan, hingga ketangguhan kota dalam penanggulangan bencana.


Wali Kota Surakarta, yang juga bertindak sebagai Wakil Ketua Bidang Akselerasi Kota Cerdas APEKSI, Respati Ardi, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Medan selaku tuan rumah dalam menyambut perwakilan dari seluruh Indonesia. Beliau menilai forum ini sebagai momentum penting bagi pemerintah daerah untuk saling mengadopsi inovasi terbaik.


"Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Medan atas persiapan luar biasa dalam menerima tamu se-Indonesia. Pada dasarnya hari ini kami saling belanja masalah, saling bertukar informasi untuk bisa memajukan setiap kotanya masing-masing," ujar Respati dalam Konferensi Pers APEKSI di Balaikota Medan, Selasa (30/6/2026).


Secara khusus, Wali Kota Surakarta menyoroti pentingnya penerapan digitalisasi sistem pembayaran untuk menekan potensi kebocoran anggaran di tingkat daerah. Langkah ini dinilai jauh lebih efektif dan bijak daripada membebani masyarakat dengan kenaikan tarif pajak.


"Kami fokus pada digitalisasi untuk pembayaran ke rekening kas daerah guna mengurangi kebocoran. Jika pemerintah pusat selalu menyampaikan masalah under invoicing, di daerah kami masing-masing juga menghadapi tantangan yang sama, seperti pada sektor reklame, resto, hingga pajak air tanah. Tentunya, kami para wali kota tidak ingin menambahkan beban pajak atau retribusi ke masyarakat. Cukup dengan menerapkan sistem baru yang dapat mengoptimalkan pendapatan tanpa membebani warga," urai Wali Kota Surakarta.


Selain penguatan sektor fiskal daerah, forum Rakernas APEKSI juga memberikan perhatian serius pada perumusan konsep mitigasi kebencanaan. Sesuai dengan tema APEKSI XVII Tahun 2026 yaitu "Kota Tangguh Bangsa Berdaulat", Respati mengatakan dan membagikan pengalaman empiris mengenai kendala mitigasi kebencanaan di daerah yang kerap beririsan dengan kewenangan instansi lain.


"Perubahan cuaca ekstrem saat ini menuntut kita melakukan persiapan preventif yang matang. Seperti dialami teman-teman di Sumatra dengan masalah banjir, Kota Solo kemarin juga sempat dilanda banjir akibat cuaca ekstrem. Kendala yang dihadapi di lapangan pun serupa, yakni tantangan koordinasi lintas sektoral dengan balai besar, seperti halnya koordinasi kami dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo," ungkap Respati.


Beliau menambahkan bahwa respons cepat dan perencanaan strategis mutlak diperlukan mengingat karakteristik musibah alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti. "Itulah yang kami harapkan melalui forum ini. Jadi tidak hanya berfokus pada transportasi, sampah, atau pendidikan saja. Mengingat musibah datangnya tidak terkira akibat cuaca ekstrem, perencanaan preventif menjadi poin krusial untuk penanggulangan bencana di masa depan," imbuhnya.


Meskipun penguatan fiskal dan mitigasi bencana menjadi sorotan utama, Wali Kota Surakarta menegaskan komitmen APEKSI untuk tidak mengesampingkan pemenuhan kebutuhan dasar publik bagi masyarakat di seluruh kota anggota.


"Pastinya kita tidak mengesampingkan urusan transportasi publik, pendidikan dasar, dan pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM). Penguatan 6 SPM ini akan tetap berjalan beriringan sebagai prioritas kerja utama kami di APEKSI," tegas beliau.


Di akhir pernyataannya, Wali Kota Surakarta kembali memuji transformasi yang terjadi di Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan selaku tuan rumah. Perubahan-perubahan positif tersebut diharapkan menjadi inspirasi yang dapat disesuaikan dan diterapkan di kota-kota lain setelah selesainya rangkaian Rakernas APEKSI XVII ini.


Melalui forum Rakernas ini, APEKSI tengah merumuskan sejumlah rekomendasi strategis yang akan diperjuangkan bersama secara kolektif agar pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap akselerasi pembangunan, penguatan kapasitas fiskal, serta dukungan fasilitas ketangguhan bencana bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.