Informasi

Detail Berita

CFD Solo Genap 16 Tahun, Wali Kota Respati Ardi Tegaskan Komitmen CFD Bersih dan Sehat

CFD Solo Genap 16 Tahun, Wali Kota Respati Ardi Tegaskan Komitmen CFD Bersih dan Sehat

CFD Solo Genap 16 Tahun, Wali Kota Respati Ardi Tegaskan Komitmen CFD Bersih dan Sehat

SURAKARTA – Perayaan 16 tahun Car Free Day (CFD) Kota Surakarta menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat, tertib, dan peduli lingkungan. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa kawasan CFD tidak hanya menjadi ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga harus menjadi contoh perilaku hidup bersih dan sehat bagi seluruh warga.

Dalam kegiatan yang berlangsung di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Minggu (21/6), Wali Kota menyoroti pentingnya menjaga kebersihan kawasan CFD dari sampah serta mengingatkan masyarakat untuk tidak merokok selama berada di area CFD demi kenyamanan dan kesehatan bersama.

Selain berkeliling menyapa masyarakat, Respati juga menyempatkan diri berinteraksi dengan berbagai komunitas olahraga yang rutin memanfaatkan CFD sebagai ruang aktivitas. Ia mengapresiasi semangat para pegiat olahraga yang selama ini turut menghidupkan CFD dan menjadikannya sebagai wadah untuk membangun gaya hidup sehat di Kota Surakarta.

Pada kesempatan tersebut, Respati juga mencoba olahraga sepatu roda bersama komunitas yang berlatih di kawasan CFD. Momen tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan para anggota komunitas yang hadir.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh komunitas olahraga yang selama ini konsisten memanfaatkan CFD untuk kegiatan positif. Kehadiran mereka membuat CFD semakin hidup dan menjadi ruang yang produktif bagi masyarakat. Tadi saya juga mencoba sepatu roda dan ternyata cukup menantang, tetapi sangat menyenangkan,” ujar Respati.

Menurutnya, keberagaman aktivitas yang hadir di CFD menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat. Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan olahraga dan komunitas yang memberikan dampak positif bagi warga.

Respati menyampaikan bahwa keberhasilan CFD selama 16 tahun tidak hanya diukur dari tingginya partisipasi masyarakat, tetapi juga dari kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

“CFD adalah ruang bersama. Kalau kita ingin menikmati lingkungan yang sehat, maka semua harus ikut bertanggung jawab. Jangan meninggalkan sampah sembarangan dan mari menghormati hak masyarakat lain untuk mendapatkan udara yang bersih dengan tidak merokok di kawasan CFD,” tegasnya.

Wali Kota juga mengajak masyarakat menjadikan CFD sebagai sarana edukasi lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan kota.

“Kota yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang. CFD harus menjadi contoh bagaimana ruang publik dikelola dengan budaya yang tertib, bersih, dan sehat,” ujarnya.

Selain isu kebersihan, Respati kembali mengingatkan bahwa kawasan CFD merupakan ruang yang ramah bagi anak-anak, lansia, dan keluarga sehingga perlu dijaga dari paparan asap rokok.

“Kami ingin CFD menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua kalangan. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak merokok selama berada di kawasan CFD. Mari saling menghormati dan menjaga kesehatan bersama,” tambahnya.

Menutup rangkaian peringatan 16 tahun CFD Solo, Respati berharap kawasan CFD dapat terus menjadi ruang publik yang inklusif, sehat, dan membanggakan bagi warga Surakarta. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan semangat hidup sehat agar CFD tetap menjadi salah satu ikon kota yang dicintai masyarakat dari berbagai kalangan.