Informasi

Detail Berita

Walikota Surakarta menghadiri acara bertajuk “Taubat Nasional dari Korupsi: Surakarta untuk Indonesia

Walikota Surakarta menghadiri acara bertajuk “Taubat Nasional dari Korupsi: Surakarta untuk Indonesia

Surakarta, 10 Oktober 2025 – Bapak Walikota Surakarta menghadiri acara bertajuk “Taubat Nasional dari Korupsi: Surakarta untuk Indonesia” pada Jumat malam, di Gedung Loji Gandrung, Laweyan. Acara yang penuh khidmat ini menjadi wujud komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kota untuk membangun Surakarta yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik korupsi.


Puncak acara ditandai dengan Ikrar Taubat Nasional dari Korupsi yang dibacakan secara sungguh-sungguh oleh Bapak Walikota Surakarta, Respati Ardi. Di hadapan seluruh tamu undangan yang hadir, Walikota dengan tegas menyatakan komitmennya untuk memimpin dengan amanah, jujur, dan transparan.


Acara ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tetapi juga menerima kehadiran serta dukungan penuh dari Ketua DPRD Kota Surakarta, Bapak Budi Prasetyo S.SOS,M.A.P, yang turut menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk melakukan pengawasan yang ketat dan membangun sinergi dengan eksekutif dalam pemberantasan korupsi.


Nuansa religius dan spiritualitas turut mewarnai acara ini dengan kehadiran para tokoh agama dari berbagai keyakinan. Mereka bersama-sama memimpin doa dan menyampaikan tausiyah tentang pentingnya kejujuran, amanah, dan membersihkan hati dari sifat serakah yang menjadi akar korupsi. 


Acara “Taubat Nasional dari Korupsi: Surakarta untuk Indonesia” diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi titik tolak gerakan kolektif yang berkelanjutan. Pemkot Surakarta berkomitmen untuk melanjutkan langkah ini dengan program-program konkret, seperti pemutakhiran sistem layanan publik berbasis digital, pelibatan masyarakat dalam pengawasan, dan pendidikan anti korupsi sejak dini.


Dengan diselenggarakannya acara ini, Surakarta ingin mengirimkan pesan kepada seluruh Indonesia bahwa komitmen untuk memberantas korupsi dimulai dari kesadaran dan tindakan nyata di tingkat akar rumput, dipimpin oleh komitmen tertinggi pemerintah daerah.