Surakarta – Wali Kota Surakarta Respati Ardi meninjau kegiatan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan di Kantor Kelurahan Mojosongo, Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan rabies.
Dalam keterangan usai peninjauan, Wali Kota menyampaikan bahwa layanan vaksinasi rabies dibuka bagi pemilik kucing, anjing, musang, dan kera/monyet di 15 kelurahan. Selain vaksinasi, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai rabies serta informasi terkait sterilisasi hewan peliharaan dengan biaya terjangkau.
Wali Kota Respati juga mengumumkan bahwa akan digelar vaksinasi massal rabies gratis pada 23 Oktober 2025 di Balaikota Surakarta, bekerja sama dengan berbagai pihak. Program ini ditujukan tidak hanya untuk hewan peliharaan, tetapi juga untuk mengendalikan populasi hewan liar yang berpotensi mengganggu ekosistem dan masuk ke pemukiman warga.
“Ada jumlah yang tidak stabil yang merusak ekosistem hewan peliharaan di Kota Solo. Banyak temuan, aduan, hewan-hewan liar yang masuk rumah, yang oprek-oprek sampah, hewan liar yang tidak terkendali kan berbahaya,” ungkap Respati.
Sejak 12 Agustus 2025, Pemkot Surakarta telah memberikan vaksinasi rabies untuk 488 kucing dan 139 anjing. Menurut Wali Kota, minat masyarakat terhadap program ini cukup tinggi dan diharapkan tahun depan dapat menambah kuota sekaligus menambahkan vaksinasi steril dalam pelaksanaannya.
“Kalau steril itu program murah ya, lebih murah dibanding klinik, tapi kapasitasnya masih kecil. Tadi saya tanya ke masyarakat ternyata minatnya juga banyak, nanti tahun depan jumlahnya akan kita tambahkan,” ungkap Respati.
Sebagai penutup, Wali Kota mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap hewan maupun hewan liar, pemkot melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) akan terus bekerja mengendalikan populasi hewan liar di jalanan.