Informasi

Detail Berita

Wali Kota Surakarta Respati hadir secara langsung dalam laga final Piala Soeratin U-17

Wali Kota Surakarta Respati hadir secara langsung dalam laga final Piala Soeratin U-17

Wali Kota Surakarta Respati hadir secara langsung dalam laga final Piala Soeratin U-17 yang digelar di Stadion Sriwedari hari ini Rabu (17/9). Partai puncak tersebut mempertemukan Persika Karanganyar U-17 melawan Persikota Tangerang U-17. Persika Karanganyar berhasil keluar sebagai juara nasional setelah menundukkan Persikota Tangerang dengan skor 2-1. Kemenangan ini sekaligus melengkapi torehan Persika Karanganyar yang sebelumnya juga menjuarai Piala Soeratin U-15.

Wali Kota Surakarta Respati menyampaikan apresiasinya atas sukses penyelenggaraan turnamen tersebut di Kota Surakarta.

“Gelaran olahraga usia muda seperti Piala Soeratin membawa dampak positif, tidak hanya bagi perkembangan sepak bola nasional tetapi juga bagi semangat generasi muda. Kita bisa melihat bakat-bakat terbaik dari seluruh Indonesia tampil di Solo,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga, khususnya bagi generasi muda.

“Pemkot Surakarta siap menyediakan fasilitas olahraga yang lengkap, merawat stadion bersejarah seperti Sriwedari, dan membuka ruang bagi berbagai event olahraga nasional maupun internasional. Solo akan selalu siap menjadi tuan rumah,” tegasnya.

 

Piala Soeratin U-17 tahun ini diikuti 70 klub dari seluruh provinsi di Indonesia, mencatatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah. Kompetisi dimulai dari tingkat Asprov PSSI di berbagai daerah sejak pertengahan tahun, lalu berlanjut ke babak nasional yang dimulai Agustus hingga September 2025, dengan final dipusatkan di Kota Surakarta.

Piala Soeratin merupakan turnamen pembinaan usia muda paling bergengsi di Indonesia, yang pertama kali digelar pada era 1960-an. 

 

Nama turnamen ini diambil dari Soeratin Sosrosoegondo, Ketua Umum pertama PSSI, sebagai penghargaan atas jasanya membangun sepak bola Indonesia. Kompetisi ini bertujuan mencari dan mencetak pemain muda berbakat untuk menjadi tulang punggung sepak bola nasional.

 

Kehadiran Wali Kota Surakarta dalam laga final ini sekaligus menjadi simbol dukungan penuh Pemkot Surakarta terhadap pembinaan olahraga usia muda, serta menunjukkan kesiapan Solo sebagai kota olahraga yang mampu menggelar berbagai event besar dengan sukses.