Wali Kota Surakarta Respati Ardi menghadiri rapat koordinasi persiapan Soloraya Great Sale (SGS) 2025 Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menghadiri rapat koordinasi persiapan Soloraya Great Sale (SGS) 2025 yang digelar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Senin, 26 Mei 2025. Sebagai tuan rumah, Respati menyatakan komitmennya untuk menyukseskan ajang ini dan berharap SGS 2025 dapat membuat kawasan Solo Raya semakin meriah dengan berbagai event serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan bahwa SGS 2025 merupakan napas kebersamaan dalam menciptakan kawasan ekonomi baru. Ia berharap kegiatan ini menjadi role model untuk aglomerasi ekonomi di Jawa Tengah dan nasional. Luthfi juga memberikan arahan agar promosi terkait SGS perlu dilakukan sejak jauh-jauh hari agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi konsumsi lokal tetapi nasional bahkan internasional.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Solo, Ferry Septha Indrianto, menjelaskan bahwa SGS 2025 bertujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi masyarakat yang saat ini mengalami tekanan luar biasa. Tujuan strategisnya adalah mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 8%; tata kelola aglomerasi; meningkatkan daya saing SDM, produk, dan wilayah; peningkatan kunjungan wisata di Soloraya; serta rekomendasi kebijakan berbasis kajian aglomerasi Soloraya.
SGS 2025 akan berlangsung dari 1 hingga 31 Juli 2025, dengan pembukaan resmi pada 29 Juni 2025 di area Car Free Day Solo. Acara ini akan melibatkan tujuh daerah di wilayah Soloraya, yaitu Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri. Berbagai program akan diselenggarakan, termasuk pesta belanja dengan diskon hingga 80% di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan UMKM; pesta wisata dengan paket bundling tiket kereta, hotel, kuliner, dan transportasi lokal; serta pesta investasi melalui expo dan forum bisnis.
Respati berharap, melalui SGS 2025, Solo dapat menjadi pusat aglomerasi ekonomi yang menghubungkan rantai pasok dan distribusi secara lebih baik di kawasan Solo Raya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk aktif berpartisipasi dan menjadikan SGS 2025 sebagai ajang kebanggaan kota yang mampu meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.