Informasi

Detail Berita

Wali Kota Surakarta Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 di Loji Gandrung, Sampaikan Komitmen Tambah Anggaran Pendidikan

Wali Kota Surakarta Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 di Loji Gandrung, Sampaikan Komitmen Tambah Anggaran Pendidikan

Wali Kota Surakarta menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-41 yang digelar di Loji Gandrung dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Dalam acara yang dihadiri oleh para guru, kepala sekolah, serta siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMP tersebut, Wali Kota menyampaikan pesan penting mengenai komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia dimulai sejak usia dini, dan hal ini menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kota Surakarta. "Peringatan Hari Anak ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kita hadir di depan mereka yang layak, anak-anak kita. Kebijakan pemerintah kota hari ini fokus pada intervensi terhadap stunting, perhatian terhadap sekolah-sekolah, serta penguatan fasilitas dan kurikulum pendidikan,” ujar Wali Kota.

Salah satu hal penting yang disampaikan adalah rencana peningkatan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) pada tahun anggaran 2026. “Dana Bosda yang tahun ini sebesar 4 miliar rupiah, akan kita perjuangkan agar bisa naik dua kali lipat, menjadi 10 miliar. Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap dunia pendidikan, khususnya di SD dan SMP negeri," ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Wali Kota juga menyoroti kondisi fasilitas sekolah yang masih belum ideal. Ia mencontohkan sekolah-sekolah yang masih memiliki kipas angin rusak dan ruang belajar yang kurang nyaman. "Ini perlu perhatian khusus. Saya ingin ada revolusi pendidikan di Kota Surakarta, bukan hanya pembangunan fisik, tapi pengembangan infrastruktur sumber daya manusia."

Lebih lanjut, ia mengajak para kepala sekolah untuk lebih berinovasi dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler guna membentuk karakter dan bakat anak-anak. Pemerintah Kota Surakarta juga akan menyusun formulasi agar dana bantuan pendidikan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan tambahan seperti pelajaran Bahasa Inggris, baca tulis Al-Qur'an, hingga olahraga dan kegiatan minat lainnya, termasuk kemungkinan pengembangan ekskul yang relevan dengan minat anak-anak seperti Roblox.

“Hari Anak Nasional ini mengingatkan kita pentingnya menjadikan anak-anak sebagai prioritas. Mereka harus sehat, cerdas, dan gembira. Tugas kita semua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka secara utuh," tutup Wali Kota.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengangkat tema “Anak Sehat, Anak Cerdas, dan Gembira” dan menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan bangsa dimulai dari perhatian penuh terhadap anak-anak sejak dini.