Informasi

Detail Berita

Wali Kota Surakarta Buka Konfercab IPNU-IPPNU ke-19 Kota Surakarta

Wali Kota Surakarta Buka Konfercab IPNU-IPPNU ke-19 Kota Surakarta

Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ahmad Ardianto, hadir sekaligus membuka Konferensi Cabang (Konfercab) ke-19 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Surakarta, yang berlangsung di Sekretariat Bersama, Minggu (7/9/2025).

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kota Surakarta, tokoh ulama, pimpinan badan otonom NU, organisasi kepemudaan (OKP), serta ratusan kader IPNU-IPPNU dari berbagai tingkatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah IPNU-IPPNU yang terus berperan aktif dalam pembinaan pelajar, khususnya di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Konfercab ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi momentum penting untuk meneguhkan kaderisasi. Di era sekarang, banyak generasi muda yang kurang berminat berorganisasi, padahal organisasi adalah ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan jati diri,” ujar Respati.

Ia menekankan bahwa IPNU-IPPNU harus hadir di sekolah maupun madrasah untuk menjawab persoalan pelajar, mulai dari perundungan, kekerasan, hingga penyalahgunaan teknologi. Menurutnya, organisasi pelajar NU dapat menjadi benteng moral dan wadah pengembangan diri generasi muda agar tidak terombang-ambing arus globalisasi.

“Pelajar hari ini menghadapi tantangan serius: bullying, kekerasan seksual, judi online, dan pinjaman daring. IPNU-IPPNU harus bisa menjadi solusi dengan menghadirkan program-program yang adaptif, sederhana, dan menarik bagi pelajar,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Surakarta berkomitmen mendukung kegiatan positif generasi muda. Wali Kota menyebutkan program Rumah Siap Kerja sebagai salah satu wadah yang bisa dimanfaatkan kader IPNU-IPPNU untuk meningkatkan kapasitas, terutama dalam menghadapi dunia kerja.

Konfercab ke-19 ini menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang, dengan agenda laporan pertanggungjawaban, pemilihan ketua baru, serta perumusan arah gerak IPNU-IPPNU Surakarta untuk dua tahun mendatang.

Sejumlah tokoh NU dan pimpinan organisasi kepemudaan yang hadir turut memberikan pesan penting: IPNU-IPPNU harus memperluas basis kaderisasi, memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan, serta menjaga komitmen kebangsaan.


Acara ditutup dengan doa bersama serta penyerahan cinderamata kepada tamu undangan, disertai foto bersama sebagai penanda kebersamaan dan semangat regenerasi pelajar NU di Kota Surakarta.