Informasi

Detail Berita

Wali Kota Surakarta bersama Kementerian Dalam Negeri menghadiri Rapat Koordinasi Kondusifitas Wilayah Solo Raya

Wali Kota Surakarta bersama Kementerian Dalam Negeri menghadiri Rapat Koordinasi Kondusifitas Wilayah Solo Raya

Wali Kota Surakarta, Respati, bersama Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mahendra Jaya menghadiri Rapat Koordinasi Kondusifitas Wilayah Solo Raya yang diselenggarakan oleh Kemendagri RI di Bale Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (11/9).

Acara ini turut dihadiri perwakilan bupati/wali kota se-Solo Raya, Forkompimda Kota Surakarta, jajaran OPD Kota Surakarta, serta para camat dan lurah di wilayah Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Respati menyampaikan bahwa kondisi Kota Solo semakin stabil pasca aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Surakarta tengah mendorong program GWS (Gerakan Warga Solo) sebagai upaya menjaga kondusifitas kota yang dimulai dari tingkat wilayah.

“Anak-anak muda harus kita jaga bersama. Mereka rentan terhasut untuk ikut dalam tindakan anarki yang justru merugikan dan mengganggu keamanan lingkungan. Karena itu kami juga sudah bekerja sama dengan para pendidik sekolah untuk mengawasi dan membimbing murid agar tidak mudah terbawa arus kegiatan yang meresahkan,” terang Respati.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa pasca demo, situasi Kota Solo sudah kembali normal dan kondusif. Hal tersebut terlihat dari banyaknya agenda dan event yang sukses digelar di berbagai titik kota.

Sementara itu, Irjen Kemendagri Mahendra Jaya menegaskan bahwa kehadirannya di Surakarta bukan hanya sekadar memberikan pengarahan, namun juga untuk melihat langsung kondisi nyata di Solo Raya.

“Kami ingin memastikan langsung di lapangan bahwa Solo Raya dalam keadaan baik, aman, dan terkendali. Sinergi pemerintah daerah dengan masyarakat menjadi kunci utama menjaga kondusifitas wilayah,” ujar Mahendra Jaya.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta rapat dengan narasumber, yang dimanfaatkan untuk membahas langkah-langkah strategis menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Solo Raya ke depan.