Informasi

Detail Berita

Wakil Wali Kota Surakarta Tinjau Program Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Serengan

Wakil Wali Kota Surakarta Tinjau Program Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Serengan

Surakarta, 9 September 2025 – Pemerintah Kota Surakarta terus memperkuat upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan pokok agar tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan), Pemkot Surakarta menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan secara rutin di berbagai wilayah.

Pada Rabu Pagi, 9 September 2025, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan GPM di Kecamatan Serengan. Kegiatan ini melibatkan kerja sama antara Dispangtan dengan sejumlah mitra penyedia pangan di Kota Surakarta, seperti BUMN, distributor pangan, pelaku usaha lokal, hingga kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa GPM merupakan salah satu program strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. “Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Melalui gerakan pangan murah ini, kami ingin memberikan jaminan ketersediaan sembilan bahan pokok dengan harga yang stabil, sehingga masyarakat dapat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegas Astrid.

Selain menjaga daya beli masyarakat, program GPM juga diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah yang kerap dipengaruhi oleh fluktuasi harga kebutuhan pokok. Berbagai komoditas yang disediakan dalam kegiatan ini meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, serta aneka sayur-mayur segar. Antusiasme warga terlihat jelas dari tingginya minat masyarakat yang datang untuk berbelanja di lokasi kegiatan. Banyak warga yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemkot Surakarta karena merasa sangat terbantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Dispangtan Kota Surakarta menegaskan bahwa kegiatan GPM akan terus digelar secara berkesinambungan di seluruh kecamatan di Kota Surakarta. Hal ini sejalan dengan program nasional dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilisasi harga, sekaligus bentuk nyata dari sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pangan. “Kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan dukungan distributor, pelaku usaha, hingga kelompok tani, kita optimistis bahwa masyarakat Surakarta akan terus mendapatkan pasokan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau,” tambah Astrid.


Melalui langkah ini, Pemkot Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesejahteraan masyarakat dan menjaga Surakarta sebagai kota yang tangguh dalam menghadapi dinamika ekonomi, sekaligus memastikan tidak ada warga yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.