Voice of Resonance Gamelan Ethnic Music FestivalWakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani membuka sekaligus meresmikan “Voice of Resonance Gamelan Ethnic Music Festival” yang berlokasi di halaman Balai Kota Surakarta. Kegiatan tersebut memiliki maksud dan tujuan yang sangat strategis yaitu yang pertama adalah melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya music tradisional Indonesia khususnya Gamelan Ethnic dari berbagai daerah, kedua menjadi wadah bagi para seniman lokal dan nasional untuk mengekspresikan kreativitasnya melalui Music Ethnic, ketiga meningkatkan partisipasi masyarakat dan wisatawan dalam mengapresiasi seni budaya sekaligus mendukung perkembangan pariwisata di Kota Surakarta.
Para penampil yang datang berasal dari penjuru negeri mulai Banyuwangi, Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, Madura, hingga Flores. Tak hanya menampilkan maestro gamelan, GEMFest 2025 juga menghadirkan kelompok karawitan dari penyandang disabilitas. Nama-nama besar seperti Sudjiwo Tejo, Lala Atila, Mudiraos Bakticandrasari dan Om Lorenza turut menjadi magnet utama festival ini.
Keseruan GEMFest tidak hanya hadir di acara puncak. Sejumlah side event turut meramaikan di berbagai lokasi, mulai dari Alun-Alun Kidul pada 2 Agustus 2025, Panggung Koridor Gatsu pada 9 Agustus 2025, hingga Lokananta, Solo pada 15 Agustus 2025.
Puncak Perayaan di Balai Kota Surakarta akan digelar pada 22–23 Agustus 2025, pukul 19.00–23.00 WIB, bertempat di Balai Kota Surakarta.
Astrid Widayani mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki banyak sekali manfaat. “Manfaat dari kegiatan ini sangatlah luas karena selain memperkaya khasanah budaya kita, festival ini juga menjadi media edukasi bagi para generasi muda agar semakin mencintai dan menghargai warisan budaya leluhur Indonesia,” ungkapnya.
Acara ini juga membuka peluang kolaborasi antara seniman, akademisi, dan penggiat wisata. Sehingga dapat berdampak positif bagi pengembangan ekonomi kreatif di Kota Surakarta.
Harapan Wakil Wali Kota Surakarta tersebut semoga tidak hanya menjadi acara tahunan namun juga dapat menjadi Icon Budaya. “Kegiatan Gamelan Ethnic Music Festival ini tidak hanya menjadi acara tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, tetapi juga menjadi Icon Budaya yang mengangkat nama Kota Surakarta di kancah Nasional maupun Internasional,” ucapnya.
Semoga melalui Festival ini kita semua semakin bangga menjadi bangsa yang kaya akan seni dan budaya.