Informasi

Detail Berita

TMMD Sengkuyung I Tahun 2025 di Kelurahan Danukusuman Resmi Ditutup

TMMD Sengkuyung I Tahun 2025 di Kelurahan Danukusuman Resmi Ditutup

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, resmi ditutup secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widiyani. Penutupan ini berlangsung di halaman SMKN 3 Surakarta, didampingi oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Eko Hardiyanto, S.H., M.I.P., serta dihadiri oleh jajaran Forkompimda Surakarta dan sejumlah tokoh masyarakat Kelurahan Serengan.

Pada TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2025 ini, fokus utama kegiatan fisik adalah pembuatan saluran air sepanjang ±580 meter di sepanjang Jalan Dewi Sartika. Saluran tersebut menggunakan U-Ditch berukuran 80x80 cm, yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan genangan air yang kerap terjadi di kawasan tersebut saat curah hujan tinggi. Selain itu, dilakukan pula pekerjaan keduk waled guna meningkatkan kapasitas drainase.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widiyani menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.

“TMMD ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat kita. Saya berharap hasil dari program ini dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga,” ujar Astrid.

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Eko Hardiyanto, S.H., M.I.P. menambahkan bahwa keberhasilan TMMD tidak lepas dari dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan saluran air yang telah dibangun mampu mengatasi permasalahan banjir di kawasan Danukusuman serta meningkatkan kualitas lingkungan bagi masyarakat sekitar.

TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa adalah program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah, khususnya di wilayah pedesaan atau kawasan yang membutuhkan perhatian khusus. Program ini fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan TMMD biasanya meliputi:

  1. Kegiatan Fisik: Pembangunan atau perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, saluran air, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, dan fasilitas kesehatan.

  2. Kegiatan Non-Fisik: Penyuluhan atau pelatihan kepada masyarakat mengenai wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, serta keterampilan lain yang mendukung kemandirian dan pemberdayaan masyarakat.

TMMD dilaksanakan secara berkala dalam beberapa tahap setiap tahunnya, yaitu TMMD Reguler, TMMD Imbangan, dan TMMD Sengkuyung. Setiap tahap melibatkan berbagai pihak dalam perencanaannya agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Tujuan utamanya adalah mempercepat pemerataan pembangunan di daerah-daerah terpencil, memperkuat ketahanan masyarakat, serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.