Surakarta, 28 Juli 2025 — Pemerintah Kota Surakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kota Surakarta menerima Penghargaan Kota Pangan Aman Tahun 2024 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atas keberhasilan dalam implementasi program keamanan pangan di wilayah kota.
Penghargaan tersebut secara resmi diserahkan oleh Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Surakarta, Muhammad Fajar Arifin, S.Farm., Apt, kepada Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, dalam sebuah audiensi yang dilaksanakan di Kantor Wakil Wali Kota Surakarta, Jl. Jend. Sudirman No. 2, Pasar Kliwon, Surakarta.
Dalam sambutannya, Astrid Widayani menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Kota Surakarta dan Balai POM Surakarta dalam membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya di sektor pangan. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, Balai POM, serta para pelaku usaha yang konsisten menerapkan standar keamanan pangan dalam produksinya,” ujar Astrid.
Kota Surakarta dinilai berhasil dalam mengimplementasikan program keamanan pangan yang berkelanjutan, edukatif, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta pelaku UMKM. Balai POM Surakarta, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM RI, tak hanya menjalankan fungsi pengawasan, namun juga aktif melakukan pendampingan terhadap UMKM di bidang sediaan farmasi dan makanan.
Kepala Balai POM Surakarta, Muhammad Fajar Arifin, menegaskan bahwa program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal serta memastikan keamanan konsumsi bagi masyarakat. “Surakarta menjadi salah satu kota percontohan nasional dalam penguatan ekosistem pangan aman berbasis komunitas,” imbuhnya.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh stakeholder di Kota Surakarta untuk terus berinovasi dan menjaga mutu serta keamanan produk pangan demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.