Pemkot Surakarta Buka Seleksi JPT Pratama 2025: Cari 7 Pimpinan Terbaik Siap Dukung Visi Wali KotaSURAKARTA—Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Murtono, resmi membuka acara sosialisasi seleksi secara terbuka dan kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2025. Acara yang diselenggarakan di Bale Tawangarum, Jumat (3/10) pagi ini, turut dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta, anggota Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama, serta seluruh pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta yang akan menjadi peserta seleksi. Narasumber dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga terhubung secara daring.
Sosialisasi ini merupakan tahapan awal dari proses seleksi yang bertujuan untuk mencari tujuh pemimpin terbaik yang akan mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta. Proses seleksi ini akan dilaksanakan secara transparan dan mengikuti mekanisme serta aplikasi yang ditetapkan oleh BKN.
Pada acara ini, Sekda Surakarta Budi Murtono menekankan pentingnya seleksi ini sebagai upaya mendukung kinerja Wali Kota. Ia juga mengumumkan bahwa Pansel telah terbentuk, terdiri dari lima orang yang memiliki integritas dan kompetensi. Sekda Budi Murtono juga mengumumkan Panitia Seleksi (Pansel) yang terdiri dari lima orang. “Ketua Pansel adalah saya sendiri. Anggota lainnya terdiri dari akademisi dan tokoh masyarakat, yaitu Prof. Dr. Singih Purnomo, Rektor Universitas Duta Perwira (UDP); Plt. Kepala BKPSDM, Tulus Widajat, S.E., M.Si ; Prof. Irwan Tri Nugroho, Wakil Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS); dan Ir. Budi Yulistianto, M.Si, selaku tokoh masyarakat,” rincinya. Ia juga menyambut perwakilan dari BKN, Laras Dewi Kinanti, S.H. dan Atim Mufarihah, S.Kom. yang hadir secara virtual untuk memberikan materi sosialisasi.
Sekda Surakarta Budi Murtono menyampaikan harapan besar agar proses seleksi berjalan lancar dan menghasilkan figur yang unggul. “Ada tujuh jabatan yang kita buka seleksinya. Kita akan ambil tiga terbaik di setiap posisi, total 21 nama. Kita berharap nanti di setiap tahapan bisa dilakukan dengan baik. Dan semoga nanti yang terpilih adalah yang terbaik di posisi tersebut. Dan siap mendukung kinerja Wali Kota. Siap mendukung pencapaian visi-visi Wali Kota,” tegasnya.
Terdapat dua perubahan signifikan dalam seleksi JPT Pratama tahun ini yang disoroti oleh Sekda Budi Murtono. Pertama, setiap peserta kini diperbolehkan mendaftar di lebih dari satu posisi, berbeda dengan seleksi sebelumnya yang hanya membolehkan pendaftar pada satu posisi. Kedua, aplikasi pendaftaran yang digunakan adalah aplikasi resmi milik BKN, bukan lagi aplikasi internal daerah.
Perubahan aplikasi pendaftaran inilah yang menjadikan sosialisasi ini krusial. “Kita akan sosialisasi bagaimana cara mendaftar melalui aplikasi BKN tersebut. Kami berharap tidak terjadi kendala saat mengunggah berkas pendaftaran. Sehingga, hari ini diadakan sosialisasi agar para calon peserta bisa mempersiapkan diri,” tutup Sekda Budi Murtono