Informasi

Detail Berita

Pemerintah Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Surakarta

Pemerintah Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Surakarta

Pemerintah Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Surakarta pada Minggu pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wali Kota Respati Ardi, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, mahasiswa, TNI-Polri, dan elemen masyarakat.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema nasional: “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 .

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan teks Pancasila serta pembukaan UUD 1945. Bertindak sebagai inspektur upacara, Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Fictor Juradi Situmorang, S.I.P., M.I.P., yang membacakan amanat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam amanat tersebut ditekankan bahwa:

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi bintang penuntun yang membawa kita pada cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Di tengah tantangan zaman, kita harus terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata, menjaga persatuan, dan memperkuat semangat gotong royong.”

Wali Kota Respati Ardi menyampaikan bahwa momen Hari Lahir Pancasila adalah pengingat akan pentingnya kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai dasar bangsa. “Hari ini bukan hanya mengenang lahirnya Pancasila, tetapi juga meneguhkan komitmen kita semua dalam merawat semangat kebangsaan. Pancasila adalah kekuatan pemersatu, dan harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Surakarta harus menjadi contoh kota yang menjunjung tinggi toleransi, keadilan sosial, dan gotong royong.”

Usai upacara, Wali Kota Respati dan Wakil Wali Kota Astrid Widayani menyapa serta menyalami satu per satu peserta upacara. Interaksi hangat tersebut menjadi simbol kedekatan pemimpin daerah dengan masyarakat serta semangat persatuan yang terus dijaga.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini di Surakarta menjadi momentum reflektif dan edukatif untuk memperkuat jati diri bangsa melalui implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.