Informasi

Detail Berita

Pelantikan Anggota Baru Orari Surakarta, Wali Kota Respati Ardi dan Wawali Astrid Resmi Bergabung

Pelantikan Anggota Baru Orari Surakarta, Wali Kota Respati Ardi dan Wawali Astrid Resmi Bergabung

SOLO – Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Surakarta menggelar pelantikan anggota baru sekaligus kenaikan tingkat pada Minggu (7/9/2025) di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung. Momen ini menjadi istimewa karena turut melantik Wali Kota Surakarta Respati Ardi dan Wakil Wali Kota Astrid Widayani sebagai anggota baru Orari, setelah sebelumnya keduanya mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR).


Ketua Panitia Pelantikan, Kentis Ratnawati (YD2IVF), dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang dilantik merupakan hasil UNAR dari tiga periode, yaitu di Kelurahan Kerten tahun 2023, Pendapi Gede Balai Kota Surakarta tahun 2024, dan Kelurahan Sondakan tahun 2025. Total sebanyak 40 orang resmi dilantik, terdiri dari 33 orang tingkat Siaga (Delta/Golf), 6 orang tingkat Penggalang (Charly/Foxtrot), dan 1 orang tingkat Penegak (Bravo/Echo).


“Pelaksanaan kegiatan ini berjalan berkat semangat gotong royong anggota Orari serta dukungan sponsor. Saya berharap anggota baru dapat memahami kode etik amatir radio, menjaga disiplin, serta menjadikan hobi ini sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat dan negara,” jelas Kentis.


Sementara itu, Ketua Orari Surakarta, Sumartono Hatinoto (YC2BOF), menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi tonggak penting dalam memperkuat kebersamaan anggota. 


Orari, lanjutnya, tidak hanya wadah hobi komunikasi, melainkan juga memiliki peran strategis dalam pengabdian sosial, terutama saat masyarakat membutuhkan dukungan komunikasi pada kondisi darurat.


“Orari Surakarta berbangga karena hari ini kita menyaksikan pelantikan Bapak Wali Kota Respati dengan call sign YD2AEC dan Ibu Wakil Wali Kota Astrid dengan call sign YD2AEB. Kehadiran beliau berdua adalah semangat baru bagi Orari karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah kota. Kami juga berterima kasih atas fasilitas kantor sekretariat yang diberikan Pemkot Surakarta. Ini sangat membantu kelancaran roda organisasi,” ungkap Sumartono.


Ia juga mengajak seluruh anggota baru untuk menjaga solidaritas, disiplin, serta kesiapsiagaan.


 “Amatir radio harus menjunjung kode etik, mulai dari semangat patriotisme, sikap ramah tamah, hingga keseimbangan dalam menyalurkan hobi tanpa melupakan kewajiban kepada keluarga dan masyarakat,” tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Respati Ardi (YD2AEC) menegaskan bahwa kehadiran Orari sangat penting bagi sistem komunikasi cadangan nasional. Radio amatir, katanya, terbukti aman dan efektif, terutama saat kondisi darurat maupun ketika jaringan utama terganggu.


“Harapan saya, Orari tidak hanya menjadi wadah hobi, tetapi juga mampu menguatkan kapasitas melalui pelatihan berkesinambungan. Ke depan, Orari harus berkontribusi nyata dalam penanggulangan bencana dan menjadi mitra strategis pemerintah kota dalam penyebaran informasi positif kepada masyarakat,” tutur Respati.


Ia juga menyinggung makna kode etik Orari yang menekankan semangat patriotisme.


 “Seorang patriot bukan hanya berfokus pada dirinya sendiri, melainkan juga pengabdian kepada masyarakat dan negara. Dengan pelantikan ini, saya berharap Orari Lokal Surakarta meneguhkan perannya sebagai garda terdepan dalam pengabdian sosial dan mendukung ketahanan komunikasi nasional,” tegasnya.


Respati menutup sambutan dengan ucapan selamat kepada seluruh anggota baru maupun yang naik tingkat.


 “Semoga pelantikan ini membawa semangat baru bagi Orari Lokal Surakarta agar semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.