Informasi

Detail Berita

Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo Dideklarasikan

Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo Dideklarasikan

*Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo Dideklarasikan,*

*Respati: Ayah Pilar Utama Keluarga*


SOLO — Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengikuti kegiatan Motoran Bareng Ayah bertajuk “Satu Perjalanan, Satu Kenangan”, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Jalan Bareng Ayah tersebut menjadi momentum untuk menguatkan kembali peran ayah dalam tumbuh kembang anak.


Acara ini diikuti ratusan ayah yang memboncengkan anaknya berkeliling Kota Solo. Rombongan memulai perjalanan dari Loji Gandrung dan berakhir di Taman Balekambang.


Setibanya di Taman Balekambang, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai fun games yang melibatkan ayah dan anak. Pada akhir acara, Respati memimpin ikrar Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo atau GAS MAS, yang diikuti seluruh peserta.


Dalam kesempatan tersebut, Respati menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Jalan Bareng Ayah karena telah menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus menjadi pengingat pentingnya kehadiran ayah bagi anak.


Menurutnya, ayah memiliki peran besar dalam pembentukan karakter anak. Karena itu, seorang ayah perlu meluangkan waktu, hadir secara emosional, dan menjadi teladan dalam keluarga.


“Peran ayah sangat penting karena akan menguatkan karakter anak. Ayah adalah pilar utama yang bertanggung jawab menyiapkan karakter masa depan anak. Investasi ke depan bukan hanya soal uang, materi, atau warisan, tetapi nilai-nilai ajaran, contoh perilaku, dan adab. Hari ini, hal itu sangat mahal harganya,” ujar Respati.


Respati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Komunitas Jalan Bareng Ayah yang berasal dari berbagai latar belakang profesi. Menurutnya, perbedaan pekerjaan tidak menghilangkan satu kesamaan besar, yakni peran sebagai kepala keluarga.


“Di sini bertemu berbagai profesi. Tetapi ternyata kita punya satu kesamaan profesi, yaitu kepala keluarga. Apa pun profesinya, tetap saja ayah hebat adalah ayah yang hadir,” tuturnya.


Lebih lanjut, Respati menggambarkan keluarga harmonis seperti kepingan puzzle yang tidak mungkin tersusun utuh jika dikerjakan sendirian. Peran ayah, ibu, pemerintah, dan masyarakat merupakan bagian yang saling melengkapi.


“Jika satu peran hilang, gambarnya tidak akan pernah utuh. Hari ini, melalui GAS MAS, kita menyatukan kepingan komitmen itu. Tanggung jawab yang dipikul bersama ini menjadi fondasi untuk satu tujuan pasti, yaitu melahirkan keluarga yang harmonis serta anak-anak Solo yang sehat, cerdas, dan bahagia,” bebernya.


Respati kemudian mengajak seluruh ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam menciptakan keluarga berkualitas sekaligus menyiapkan Generasi Emas Surakarta menuju Indonesia Emas 2045.


“Ayah adalah kepingan utama yang melengkapi sebuah keluarga. Kehadiran ayah selalu dinantikan untuk mendukung tumbuh kembang dan kebahagiaan anak,” imbuhnya.