Informasi

Detail Berita

Audiensi Dengan Pedagang Pasar Legi, Respati Soroti Harga Kelapa Mahal, Sebut Akan Segera Temui Kementan

Audiensi Dengan Pedagang Pasar Legi, Respati Soroti Harga Kelapa Mahal, Sebut Akan Segera Temui Kementan

Wali KotaSurakarta, Respati Ardi, menemui pedagang kelapa di Pasar Legi Solo, Selasa (20/5/2025) Pagi. Pada agenda tersebut, Respati lebih banyak mendengarkan mengenai kondisi di lapangan terkait naiknya harga kelapa nasional. Respati yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan (Kadis Perdagangan) Kota Surakarta, Drs. Agus Santoso, M.M. menjaring beberapa keluhan pedagang untuk kemudian hasilnya akan dibawa dalam audiensi dengen Kementerian Pertanian. 

“Lonjakannya agak tajam, biasanya hari raya naiknya Rp200-300 rupiah. Ini tadi Kelapa Wates bisa Rp12 ribu, Kelapa Banjar sekitar Rp11 ribu,” tutur Respati usai mendengarkan audiensi dengan para pedagang. 

Respati kembali menyebut, kenaikan harga ini dipicu dengan sedang tingginya angka ekspor kelapa ke luar negeri dan meminta agar kebutuhan di dalam negeri turut dijaga, “Fenomenanya, karena ekspornya besar banget, dan memang minat kebutuhannya di China lagi banyak banget, besok saya akan audiensi dengan Pak Menteri, intinya akan memberi rumusan kebutuhan kelapa di Solo per hari, sehingga sisanya itu petani bisa ekspor,” tandasnya. 

Industri UMKM kuliner Kota Solo yang banyak menggunakan bahan baku kelapa turut menjadi perhatian utama Respati, “Pedagang mengkhawatirkan harga yang kurang stabil sehingga nanti sampai ke konsumen, industri rumah tangga dan UMKM khususnya kuliner akan naik,” ungkapnya. 

Usai sarasehan dengan para pedagang, Respati pun berkeliling pasar meninjau langsung harga kelapa. Pedagang Pasar Legi pun menyebut suplai kelapa butir untuk wilayah Kota Solo biasanya didatangkan dari Wates, Pacitan, dan Banjarnegara.